Sudah lama sekali saya tidak menulis di sini. Konsistensi menulis itu rupanya tidak gampang. Saya yakin para penulis rutin diarinya atau blognya, pastilah punya displin yang tinggi. Setidaknya untuk menulis.

Anyway, saat ini saya sedang menulis thesis saya. Dan lebih tepatnya masih di Chapter Literature Review dan Methodology. Salah satu yang menarik sebenarnya adalah di Literature Review dan jujurnya saya menikmatinya, apalagi ketika mengikuti alur pemikiran dan perdebatan in depth tentang satu topik. Secara garis besar, saya memang sedang membahas setidaknya tiga topik besar: Fair Trade, Coklat dan Petani Coklat dan organisasi petani (koperasi).

Bicara tentang Fair Trade, saya mencoba mengulas lebih dalam tentang impactsnya terhadap petani. Studi-studi tentang Fair Trade impacts sangat menarik karena pada dasarnya ada tiga grup konklusi yang saling bersinggungan atau dengan kata lain contesting. Satu grup melihat bahwa Fair Trade memberikan dampak yang positif terhadap petani, grup kedua menyimpulkan bahwa praktis Fair Trade tidak memberikan kontribusi positif dan ketiga something in between, selain highlighting the benefits, juga menemukan bahwa ada banyak drawbacknya. Di saat yang sama, saya menemukan bahwa sebenarnya ada banyak ide-ide yang patut dijadikan bahan riset karna praktis tidak ada literatur yang membahasnya. Misalnya, menghubungkan impact studies dengan model-model Fair Trade. Saya mengatakan model-model Fair Trade, karna pada dasarnya, Fair Trade itu tidak single entity atau single characteristics tetapi dioperasionalkan dengan berbagai model: mainly mainstreaming or partnership.Pertanyaan risetnya barangkali apakah perbedaan model Fair Trade memberikan impacts yang berbeda terhadap petani?

Saat ini, saya sedang mencoba mengikuti lebih dalam tentang coklat dan petani coklat dengan melihat berbagai pola sistem produksi di berbagai negara, kebijakan, ecological concerns dan aspek sustainabilitynya.

Anyway, postingan ini hanya untuk melatih jari-jari saja dan berharap suatu saat bisa produktif menulis. Kalau ada displin yang tinggi, bukan?đŸ™‚