Tags

, ,

Teman2,

Selamat kepada teman2 yang melewati tahapan kedua dan ke depan akan masuk ke tahapan assessment kemampuan Bahasa Inggris lewat ujian ITP TOEFL. Bagai teman2 yang belum berhasil, saya juga mengucapkan selamat. Selamat karena saya pikir menjadi bagian dari proses ini pasti worth it. Selain itu, pengalaman berharga ini, bisa menjadi landasan baru atau semangat baru untuk apply beasiswa yang lainnya. Selalu ada pengalaman menarik dan positif  dari sebuah proses, betul kan?🙂🙂 Ada beberapa link yang menarik yang saya kira bisa dilihat sebagai peluang-peluang untuk mendapatkan beasiswa. Selain di link yang ada di blog ini, beberapa waktu yang lalu, saya sempat ikut sebuah facebook group tentang beasiswa. Silakan bergabung di sini http://www.facebook.com/beasiswaonline?ref=sgm Silakan juga selalu melihat websitenya IIEF karena saya dengar akan ada beasiswa2 baru pengganti dari beasiswa IFP ini. Beasiswa IFP ini sangat disayangkan harus berakhir tahun ini. Padahal sekali lagi cukup bagus dan layak dijadikan model sebenarnya.

Kebetulan kami Fellow Elect Cohort VIII sedang mengikuti PDO (Pre-Depature Orientation). Ini hari kedua dari tiga hari PDO ini. Di PDO ini, buat saya ini semakin jelas betapa beasiswa IFP ini benar-benar mensupport fellownya. Sederhananya, mulai dari tuition fee ke Universitas mana saja, biaya, buku, komputer, travel sampai support menunjang keluarga (pasangan atau orang tua) yang ditinggalkan di tanah air ketika sedang studi. Bahkan tersedia fund untuk mengikuti seminar, kursus atau travel ke negara lain untuk pertemuan yg berkaitan dengan tugas akademik. Saya tidak melihat ada beasiswa semacam ini yang secara serius dan sepenuh hati mendukung seseorang untuk melanjutkan studinya. Intinya, it’s worth it.

Jadi kalau teman2 nanti mengikuti tahapan berikutnya, Ujian ITP TOEFL, keep in mind that apa yang teman2 lalui adalah sesuatu yang pantas dilakukan untuk sebuah yang mungkin belum tahu persis betapa berharganya beasiswa itu. All right, mudah2an  penilaian saya ini objektif ya hehehe… tidak terlalu memuja-mujilah hehehe… at least, saya bisa mengatakan bahwa itulah yang saya alami.

Lalu bagaimana menjajal ITP TOEFL ini. Postingan sebelumnya sih sebenarnya sudah ada informasi2 seputar ini. Sekarang barangkali saya akan mencoba menulis secara detail. Dan kalaupun nanti masih ada yang terlupakan, teman2 feel free to post a comment menanyakannya.

Standard yang dibutuhkan setiap region itu berbeda. Jadi peserta dari seluruh Nusantara ini dibagi dalam beberapa region. Kalau tidak salah ada 6 region. Setiap region memiliki standar minimal nilai ITP TOEFL ini. Sekali lagi kalau tidak salah mulai dari 450an sampai dengan 470 atau 480an.. I am not sure but more less kayak gitu deh. Dan saya pikir ini cukup adil. Perbedaan minimum requirement ini didasarkan pada fakta bahwa kualitas pendidikan di setiap region itu berbeda-beda. Dasar pemikirannya adalah tidak menyamaratakan kemampuan semua orang. Tidak seperti ujian UN misalnya yang banyak diprotes itu hehehe…

Anyways, poin yang mau saya katakan adalah dapatkanlah nilai minimal 500. Ini adalah angka yang paling aman, saya kira. Kalau standard requirement minimal itu berlaku untuk seleksi tahun ini, maka angka 500 itu adalah angka aman. Artinya besar kemungkinan untuk maju ke tahapan berikutnya. Lalu kalau pertanyaannya, bagaimana mendapatkan angka 500, nah itu dia persoalannya…. hehehe…

Pengalaman saya mengikuti ITP TOEFL ini memberikan beberapa pemahaman / pencerahan kepada saya. Pertama adalah angka tinggi itu bisa diperoleh dengan banyak latihan. Pernah saya mendapatkan nilai 513. Tetapi semakin banyak latihan bulan Desember yang lalu saya dapat 593. Jadi. semakin familiar dengan soal, semakin baik. Saya melihat bahwa terkadang ujian ITP TOEFL ini tidak semata-mata menuntut pemahaman kita terhadap skills Bahasa Inggris tetapi juga kecepatan menjawab dan dalam hal ini adalah soal waktu. Karna yang saya tau adalah terkadang kita salah menjawab sesuatu bukan karena kita tidak tau terhadap sesuatu itu tetapi lebih karena banyaknya soal yang harus dikerjakan dalam waktu yang sangat singkat. Artinya kita dituntut terbiasa menghadapi soal semacam itu, dengan cepat mengidentifikasikan persoalannya dan menjawabnya langsung. Kalau tidak, soal lain akan terus berdatangan dan keteteran dan tepat waktu kita harus selesai.

Ada beberapa tips barangkali yang saya pelajari.  Nah, sebelumnya itu, ITP TOEFL itu di postingan comment sebelumnya sekilas saya coba gambarkan menjawab mas/mba Bair. Saya coba tulis kembali di sini. ITP itu kepanjangan dari Institutional Testing Program yang soalnya langsung dari ETS. Silakan lihat informasinya di sini CLICK DI SINI.  Ada tiga bagian paper based TOEFL ini. Alokasi waktu menulis form jawaban dan menyelesaikan ujian ini kurang lebih 2,5 jam tanpa jeda.

  1. Listening = 50 soal = 40 menit
  2. Structure = 40 soal = 25 menit
  3. Reading = 50 soal = 55 menit.

Ada beberapa tips yang saya pakai selama ini.

Listening
Sebelum mendengar kaset recordernya,

  1. sebaiknya lihat jawabannya sekilas untuk mendapatkan gambaran kira2 tentang apa soalnya atau konteksnya dimana.
  2. Setelah itu, coba dengar dengan seksama soalnya.
  3. Begitu sudah dapat jawabannya, sebaiknya ditandai saja dahulu di lembaran jawaban. Jangan buang waktu melingkari yang bulat2 itu, tapi tandai saja. Karena di bagian kedua kemudian akan ada lagi instruksi yang dapat dipakai untuk membulatkan jawaban ini.

Setelah itu sebelum memulai mendengar soal berikutnya, lihat lagi jawabannya untuk melihat konteksnya dan begitu seterusnya. Kecepatan berpikir dan menjawab dan melingkari jawaban itu kayaknya harus dilatih.

Structure
Kalau ini sih, jujur ini salah satu kelemahan saya. Hanya sekali-sekali saya mendapatkan nilai tertinggi di bagian structure ini. Biasanya nilai tertinggi saya itu di Listening dan Reading. Nah, untuk yang ini memang harus banyak belajar tentang grammar bahasa Inggris dan rajin menjawab soal grammar. Karna kalau sudah menguasai ini, gampang sekali mengidentifikasi jawaban. Saya sedang mencoba-coba menjajal bagian ini dan berharap bisa benar setidaknya 38 dari 40 soal deh hehehe…  tetapi yang saya rasakan adalah bahwa semakin banyak mengerjakan soal kayak gini, semakin asyik. Karena terkadang seperti teka-teki silang. Saran saya sih, buku grammar akan sangat membantu.

Reading Comprehension

Kalau yang satu ini memang dibutuhkan kemampuan bernalar dan juga vocabulary. Tetapi jangan khawatir juga karena pertanyaan-pertanyaannya ada jawabannya di soal reading itu. Tinggal memahami soalnya dan melihat kembali reading itu kembali. Tipsnya barangkali, anda baca sekali dan tidak harus tahu satu per satu kalimatnya. Yang penting anda dapat tangkap isinya keseluruhan. Baru kemudian lihat pertanyaannya dan dari situ bisa anda rujuk lagi bacaannya..

Saya kira itu yang bisa saya share untuk sementara ini.

Hal yang penting lainnya adalah soal psikologi. Maksud saya begini. Mengikuti ujian ini anda harus tenang saja. Jangan panik. Tetapi di saat yang sama memang anda juga harus berpikir lebih banyak juga hehehe.. Artinya rate per minute otak anda harus diputar lebih kencang dari biasanya😀 Tetapi sekali lagi jangan panik. Sekali-kali, coba tarik napas di waktu menjawabnya. Biasanya itu cukup membantu. Asal jangan lama2 pula ya.. nanti dikira sedang beryoga atau bersemedi hehehe…… tapi sangat membantu koq…🙂

Kedua, pagi harinya sarapan yang baiklah. Karena ujian membutuhkan energi lebih dari biasanya, sarapanlah yang baik. Juga berpakainlah yang nyaman buat anda. Anggaplah ini adalah hari penting buat anda, dan berpakaianlah seperti biasa anda menghadiri pertemuan yang penting. Secara psikologis ini membantu anda bahwa anda telah siap mengikuti ujiannya.

Di malam hari sebelum ujian ini, sebaiknya istrahat yang cukup. Ini saran yang berguna sekali. Jangan bergadang. Tidur anda harus cukup. Fisik dan mental harus baik. Dan pada hari sebelum ujian keesokan harinya itu juga, jangan lagi belajar. Kalaupun mau lihat buku latihan TOEFLnya, sekedar review sajalah.. jangan lagi belajar sekeras hari-hari sebelumnya.

Sudah siap?🙂🙂 selamat belajar ya….🙂🙂 anda pasti bisa koq… hehehe… tak susah2 amatlah. tak sekeras pertemuan2 dengan penduduk yang banyak sekali perdebatan, tak separah2 menyadap karet misalnya atau tak sesusah2 memecahkan persoalan pelik lainnya yang anda terbiasa untuk itu. Jadi, take it easy, prepare your best and then smile🙂🙂🙂

Satu lagi. Barangkali kalau ke Gramedia, ada banyak buku tentang ITP TOEFL ini dan tidak salah beli minimal satu.🙂

Good luck yo…. buatlah pantia seleksinya pusing karena anda rata-rata mendapatkan nilai yang bagus2 hehehe…….